Cak Karim Channel

Cak Karim Channel
http://cakkarimchannel.blogspot.com/
Tampilkan postingan dengan label dzikrulloh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dzikrulloh. Tampilkan semua postingan

HIKMAH BERDZIKIR

Bismillahirrohmanirrohim...
Salam untuk kita semua...

     Telah banyak kita jumpai tulisan atau artikel di internet yang menjelaskan dan menerangkan tentang hikmah berdzikir atau manfaat berdzikir, mungkin sudah ribuan blogger menulis tentang hal ini dengan berbagai penjelasan dan bahasa mereka. 
Nah...sobat, disini saya juga akan menerangkan dan menjelaskan sebagian kecil saja untuk menyegarkan kembali ingatan kita. Hikmah dzikir sehubungan dengan perjalanan hidup didunia hingga di akhirat.
       Berdzikir banyak sekali manfaat dan faedahnya karena berdzikir bisa mempermudah perjalanan manusia didunia (mempermudah manusia menghadapi mati?).  Dengan berdzikir itu manusia akan terbiasa mengingat Alloh SWT, selanjutnya bila sudah bisa melupakan segala sesuatu lainnya Alloh SWT. Maka lainnya Alloh pun sama dengan tidak ada, jadi sudah lepas dari daya tarik lainnya Alloh. Otomatis yang dirasakan ada hanyalah Alloh semata, selanjutnya kitapun akan tertarik kesana.


Dzikrulloh

Dunia adalah penjara bagi nafsunya orang mukmin. Maksudnya, kehidupan orang mukmin didunia ini segalanya serba dibatasi (terpenjara). Terbatasi oleh tembok perintah dan larangan Alloh SWT, baik perintah dan larangan Alloh yang bersifat dhohir maupun bathin. Jadi, bisa dikatakan bahwa nafsunya orang mukmin itu dibatasi dengan 4 lapisan tembok, yaitu:
  1. Tembok perintah Alloh yang bersifat dhohir
  2. Tembok perintah Alloh yang bersifat bathin
  3. Tembok larangan Alloh yang bersifat dhohir
  4. Tembok larangan Alloh yang bersifat bathin
Sebagaimana yang telah disampaikan Rosululloh SAW :
"Dunia itu penjara bagi nafsunya  orang mukmin dan tabiatnya. maka tatkala orang mukmin pisah dengan dunia maka pisahlah ia dari penjara dan tabiatnya" (jami'us shogir jilid II/ bab huruf Dal/ hal: 27).

        Namun semuanya itu adalah demi untuk keselamatan manusia, bukan untuk menyulitkan manusia. Tak ubahnya rambu - rambu lalu lintas, bukan untuk mempersulit atau memperlambat yang melintas namun untuk keselamatan yang melintas.
        Sedangkan bagi kaum kafir, dunia ini adalah surga bagi nafsunya karena tidak ada larangan atau tembok baginya, mereka merasa bebas sebebas - bebasnya. Akan tetapi bila orang mukmin sudah lepas dari dunia (wafat) maka mereka juga bagaikan lepas dari penjara, masuk kepada kebebasan atau surga.

       Dengan gambaran ini orang mukmin yang mati malah bahagia, karena lepas dari penjara masuk kesurga. Dan nikmat di akhirat lebih besar daripada nikmat didunia. Seandainya manusia tahu akan hal tersebut maka mereka akan berebut ingin cepat mati. Walau begitu tetap saja banyak orang mukmin yang merasa sedih dan takut ketika akan dikeluarkan dari penjara (mati), dengan berbagai macam alasan. sedih karena meninggalkan istrinya yang masih muda dan cantik, sedih dan takut akan kekayaannya sehingga tidak bisa menikmatinya lagi dan lain sebagainya.

        Kebalikannya dengan orang kafir, begitu mati maka ibaratnya keluar dari surga dan masuk ke penjara atau penderitaan. Mereka menyesal dan meminta untuk kembali kedunia untuk berbuat amal sholeh.

" Ya Tuhanku kembalikan aku kedunia (99) Supaya aku bisa mengerjakan amal baik kepada orang - orang yang aku tinggalkan" (Al Mukminun ayat 99 - 100)

Begitu juga dengan orang yang mati syahid, mereka juga ingin kembali lagi kedunia. hanya saja penyebabnya tidak sama dengan orang kafir. Kalau orang kafir ingin kembali kedunia karena  ingin bertaubat dan beramal sholeh, karena sebelumnya mereka tidak berbuat seperti itu. Sedangkan orang yang mati syahid, ingin kembali kedunia lagi karena mereka ingin merasakan mati syahid lagi. karena sangat nikmatnya.

       Tahukah kamu dzikir itu menyenangkan kamu di akhirat, sebagaimana yang disampaikan Rosululloh SAW :

"  Sesungguhnya bagi tiap-tiap orang yang berjalan ada hingganya dan hingga perjalanan anak-anak adam (didunia ini) adalah mati. Maka wajiblah atas kamu semuanya ingat akan Alloh. Maka sesungguhnya (ingat akan Alloh) itu memudahkan kamu dan menyenangkan kamu di akherat ". (Jami'ush shogir, jilid I, bab huruf "Alif Nun", Hal 166)

Menurut hadits tersebut, semua perjalanan manusia pastilah ada akhirnya yaitu mati. Dan sebelum sampai pada mati (lakon akhir, yang sebelumnya ada lakon lahir dan lakon hidup), manusia diperintahkan untuk dzikir (Ingat kepada Alloh).

" FA 'ALAIKUM BIDZIKRILLAHI " artinya "Maka wajib kamu dzikir / Ingat kepada Alloh"

Yang mana berdzikir itu akan bisa memudahkan perjalanan manusia didunia, menyenangkan kamu semuanya waktu hidup di akhirat (semuanya dipersiapkan oleh Alloh di akhirat).
Oleh sebab itu perbanyaklah dzikrulloh, bila orang mukmin wafatnya membawa dzikrulloh. Maka segalanya akan disiapkan termasuk pakaian ruhaniah, istri-istri yang cantik dan semua nikmat lainnya. akan dipersiapkan seluas-luasnya di akherat. Sangat berbeda sekali dengan  kenikmatan di dunia yang hanya bagaikan mimpi saja.

Namun perlu di ingat untuk mencapai kebaikan itu banyak godaannya. Misalnya mau berdzikir pasti ada saja masalah yang mengganggu, kalau tidak ada masalah kadang ngantuk. tapi kalau di pakai ngobrol semalam suntuk pun akan senang dan tidak ngantuk.
Mengenai dzikir ini perlu diperhatikan lagi, dzikirnya ini ditujukan ke hati guna membersihkan hati.

Tak terasa panjang juga nih nulisnya sobat, aku cukupkan sekian dulu yang aku sampaikan di blog ini. Semoga bisa bermanfaat untuk kita semua. amin.

Alhamdulillahirobbil'alamin.

KEUTAMAAN HIKMAH


Bismillahirrohmanirrohim...
Salam untuk kita semua...

Mencari hikmah adalah hal sangat penting sekali karena mencari hikmah juga merupakan perintah Alloh SWT dan merupakan tuntunan bagi orang mukmin. Didalam hikmah itu sendiri banyak sekali kebaikannya, berikut keterangan seputar hikmah:
Rosululloh SAW bersabda:
" Kalimat hikmah itu adalah tuntunan orang beriman. Maka dimana mereka menemukannya, maka mereka lebih berhak dengannya" 
(Jami'ush Shoghir / Kaf).

Hadits tersebut menyatakan bahwa " Hikmah itu tuntunannya orang mukmin " maka semua orang yang beriman Wajib menuntut akan hikmah, bukan sunnah. Bahkan dimanapun hikmah itu berada, sebagai orang yang beriman berhak mengambilnya. Hikmah yang ada dalam Al-quran, dalam hadis nabi, dalam kitab-kitab yang berdasarkan Alquran dan hadits, dalam kejadian sehari - hari kehidupan yang kita jalani, semuanya harus dan berhak kita ambil hikmahnya. Bahkan disaat kita menjalani misi da'wah untuk mengajak orang lain pertamanya haruslah dengan hikmah.




Nur Hikmah


Keterangan didalam Alquran menjelaskan wajibnya menuntut hikmah bahwa Mendapatkan satu hikmah saja sama dengan mendapatkan kebaikan yang agung.

" Dan barang siapa diberi satu hikmah maka ia benar - benar di augerahi kebaikan yang banyak " (Al-Ayah, Albaqoroh : 269)

Namun orang yang bisa mencapai kebaikan yang Agung itu belum tentu bisa mencapai satu hikmah.

Sesungguhnya letak posisi hikmah adalah dibelakang "KITABU" ( dibelakang yang tertulis atau dibelakang yang tersurat ). Dibelakang yang tertulis atau yang tersurat ada yang tidak tertulis atau ada yang tersirat ( yang tersembunyi ) Dan yang tersirat itulah yang disebut Hikmah. sebagaimana keterangan Alquran:

"Dan Rosul Alloh mengajarkan kepada mereka Al-kitab dan Al hikmah" (Albaqoroh:129)

Maka hikmah itu adanya dibelakang KITABU atau dibalik yang tersurat atau dibelakang lafal makna. bisa juga disebut kalau KITABU itu yang dhohir, maka hikmah itu yang bathin. Sedangkan HUKUM adalah termasuk KITABU (yang tersurat).

Hukum adalah ketentuan - ketentuan yang menentukan wajib, sunah, haram, halal, mubah, dan makruh. Jadi dibalik hukum itu ada hikmah. Disemua perintah dan larangan Alloh SWT pasti mengandung hukum dan hikmah. Namun pada umumnya anusia itu hanya sibuk mempelajari pada KITABA saja, atau hukum saja, atau yang dhohir saja, atau diformalitasnya saja, tidak menyentuh yang tersembunyi atau menyentuh HIKMAH nya.

Tentunya orang yang mempelajari Islam tanpa mengerti hukum  ibarat orang memasuki rumah tanpa melalui pintunya (menjebol temboknya). namun bila seseorang itu hanya mempelajari islam hanya dari segi hukumnya saja, atau KITABA nya saja, tanpa menyentuh hikmahnya. Maka tidaklah bisa orang itu mencapai tujuan yang sebenarnya. Meskipun baik yang dituju tapi buruklah yang akan bertemu, bahagia yang dicita - cita namun sengsara yang akan bersua. Hanya mendapatkan kepayahan saja.

" Dan tidak ada yang dapat menerima pelajaran hikmah kecuali orang yang Ulul Albab " (Albaqoroh:269)

Dengan demikian tahulah kita bahwa ternyata tidaklah mudah untuk mendapatkan hikmah, karena haruslah menjadi Ulil Albab dulu. Walau demikian kita terus tetap berusaha. Mengenai kesulitannya itu sudah bagian dari kehidupan manusia, karena manusia memang diciptakan dalam kesulitan. 

" Sungguh - sungguh kami telah menciptakan manusia didalam kesulitan " (Al Balad: 4)

Dengan demikian berarti manusia itu pada kodratnya selalu berhadapan dengan kesulitan. Walau sesulit apapun dalam mencari hikmah, tetaplah harus dikejar.

"Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan " (Al Insyiroh: 6)

Dan sesungguhnya didalam kesulitan itu ada terdapat hikmah yang banyak. Tanpa kesulitan, manusia tidak akan berjuang maka tidaklah berkembang akal fikirnya.

Bagi manusia yang tidak mau menghadapi kesulitan, maka akan dapat menimbulkan keburukan dalam dirinya.

Semoga sebagian kecil tentang keutamaan hikmah ini akan bermanfaat bagi sobat semua dan khususnya diri saya. Dan di blog ini akan saya terangkan berbagai hikmah juga kenikmatan didalamnya, ditunggu ya...

Alhamdulillah...semoga manfaat...amin.