Salam untuk kita semua...
Telah banyak kita jumpai tulisan atau artikel di internet yang
menjelaskan dan menerangkan tentang hikmah berdzikir atau manfaat
berdzikir, mungkin sudah ribuan blogger menulis tentang hal ini dengan
berbagai penjelasan dan bahasa mereka.
Nah...sobat,
disini saya juga akan menerangkan dan menjelaskan sebagian kecil saja
untuk menyegarkan kembali ingatan kita. Hikmah dzikir sehubungan dengan
perjalanan hidup didunia hingga di akhirat.
Berdzikir banyak sekali manfaat dan faedahnya karena berdzikir bisa mempermudah perjalanan manusia didunia (mempermudah manusia menghadapi mati?). Dengan berdzikir itu manusia akan terbiasa mengingat Alloh SWT, selanjutnya bila sudah bisa melupakan segala sesuatu lainnya Alloh SWT. Maka lainnya Alloh pun sama dengan tidak ada, jadi sudah lepas dari daya tarik lainnya Alloh. Otomatis yang dirasakan ada hanyalah Alloh semata, selanjutnya kitapun akan tertarik kesana.
Dunia adalah penjara bagi nafsunya orang mukmin. Maksudnya, kehidupan orang mukmin didunia ini segalanya serba dibatasi (terpenjara). Terbatasi oleh tembok perintah dan larangan Alloh SWT, baik perintah dan larangan Alloh yang bersifat dhohir maupun bathin. Jadi, bisa dikatakan bahwa nafsunya orang mukmin itu dibatasi dengan 4 lapisan tembok, yaitu:
Berdzikir banyak sekali manfaat dan faedahnya karena berdzikir bisa mempermudah perjalanan manusia didunia (mempermudah manusia menghadapi mati?). Dengan berdzikir itu manusia akan terbiasa mengingat Alloh SWT, selanjutnya bila sudah bisa melupakan segala sesuatu lainnya Alloh SWT. Maka lainnya Alloh pun sama dengan tidak ada, jadi sudah lepas dari daya tarik lainnya Alloh. Otomatis yang dirasakan ada hanyalah Alloh semata, selanjutnya kitapun akan tertarik kesana.
Dunia adalah penjara bagi nafsunya orang mukmin. Maksudnya, kehidupan orang mukmin didunia ini segalanya serba dibatasi (terpenjara). Terbatasi oleh tembok perintah dan larangan Alloh SWT, baik perintah dan larangan Alloh yang bersifat dhohir maupun bathin. Jadi, bisa dikatakan bahwa nafsunya orang mukmin itu dibatasi dengan 4 lapisan tembok, yaitu:
- Tembok perintah Alloh yang bersifat dhohir
- Tembok perintah Alloh yang bersifat bathin
- Tembok larangan Alloh yang bersifat dhohir
- Tembok larangan Alloh yang bersifat bathin
Sebagaimana yang telah disampaikan Rosululloh SAW :
"Dunia
itu penjara bagi nafsunya orang mukmin dan tabiatnya. maka tatkala
orang mukmin pisah dengan dunia maka pisahlah ia dari penjara dan
tabiatnya" (jami'us shogir jilid II/ bab huruf Dal/ hal: 27).
Namun semuanya itu adalah demi untuk keselamatan manusia, bukan untuk menyulitkan manusia. Tak ubahnya rambu - rambu lalu lintas, bukan untuk mempersulit atau memperlambat yang melintas namun untuk keselamatan yang melintas.
Sedangkan bagi kaum kafir, dunia ini adalah surga bagi nafsunya karena tidak ada larangan atau tembok baginya, mereka merasa bebas sebebas - bebasnya. Akan tetapi bila orang mukmin sudah lepas dari dunia (wafat) maka mereka juga bagaikan lepas dari penjara, masuk kepada kebebasan atau surga.
Dengan gambaran ini orang mukmin yang mati malah bahagia, karena lepas dari penjara masuk kesurga. Dan nikmat di akhirat lebih besar daripada nikmat didunia. Seandainya manusia tahu akan hal tersebut maka mereka akan berebut ingin cepat mati. Walau begitu tetap saja banyak orang mukmin yang merasa sedih dan takut ketika akan dikeluarkan dari penjara (mati), dengan berbagai macam alasan. sedih karena meninggalkan istrinya yang masih muda dan cantik, sedih dan takut akan kekayaannya sehingga tidak bisa menikmatinya lagi dan lain sebagainya.
Kebalikannya dengan orang kafir, begitu mati maka ibaratnya keluar dari surga dan masuk ke penjara atau penderitaan. Mereka menyesal dan meminta untuk kembali kedunia untuk berbuat amal sholeh.
" Ya Tuhanku kembalikan aku kedunia (99) Supaya aku bisa mengerjakan amal baik kepada orang - orang yang aku tinggalkan" (Al Mukminun ayat 99 - 100)
Begitu juga dengan orang yang mati syahid, mereka juga ingin kembali lagi kedunia. hanya saja penyebabnya tidak sama dengan orang kafir. Kalau orang kafir ingin kembali kedunia karena ingin bertaubat dan beramal sholeh, karena sebelumnya mereka tidak berbuat seperti itu. Sedangkan orang yang mati syahid, ingin kembali kedunia lagi karena mereka ingin merasakan mati syahid lagi. karena sangat nikmatnya.
Tahukah kamu dzikir itu menyenangkan kamu di akhirat, sebagaimana yang disampaikan Rosululloh SAW :
" Sesungguhnya bagi tiap-tiap orang yang berjalan ada hingganya dan hingga perjalanan anak-anak adam (didunia ini) adalah mati. Maka wajiblah atas kamu semuanya ingat akan Alloh. Maka sesungguhnya (ingat akan Alloh) itu memudahkan kamu dan menyenangkan kamu di akherat ". (Jami'ush shogir, jilid I, bab huruf "Alif Nun", Hal 166)
Menurut hadits tersebut, semua perjalanan manusia pastilah ada akhirnya yaitu mati. Dan sebelum sampai pada mati (lakon akhir, yang sebelumnya ada lakon lahir dan lakon hidup), manusia diperintahkan untuk dzikir (Ingat kepada Alloh).
" FA 'ALAIKUM BIDZIKRILLAHI " artinya "Maka wajib kamu dzikir / Ingat kepada Alloh"
Yang mana berdzikir itu akan bisa memudahkan perjalanan manusia didunia, menyenangkan kamu semuanya waktu hidup di akhirat (semuanya dipersiapkan oleh Alloh di akhirat).
Oleh sebab itu perbanyaklah dzikrulloh, bila orang mukmin wafatnya membawa dzikrulloh. Maka segalanya akan disiapkan termasuk pakaian ruhaniah, istri-istri yang cantik dan semua nikmat lainnya. akan dipersiapkan seluas-luasnya di akherat. Sangat berbeda sekali dengan kenikmatan di dunia yang hanya bagaikan mimpi saja.
Namun perlu di ingat untuk mencapai kebaikan itu banyak godaannya. Misalnya mau berdzikir pasti ada saja masalah yang mengganggu, kalau tidak ada masalah kadang ngantuk. tapi kalau di pakai ngobrol semalam suntuk pun akan senang dan tidak ngantuk.
Mengenai dzikir ini perlu diperhatikan lagi, dzikirnya ini ditujukan ke hati guna membersihkan hati.
Tak terasa panjang juga nih nulisnya sobat, aku cukupkan sekian dulu yang aku sampaikan di blog ini. Semoga bisa bermanfaat untuk kita semua. amin.
Alhamdulillahirobbil'alamin.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar